Tinjauan studi modifikasi permukaan serat basal
Sebagai bahan serat anorganik berkinerja tinggi, sifat mekanik serat basal yang sangat baik, Kimia Ketahanan, dan stabilitas suhu tinggi telah menghasilkan berbagai aplikasi di bidang teknik sipil, material komposit, dan perlindungan lingkungan. Namun, serat basal memiliki permukaan yang halus dan kekurangan gugus fungsi aktif, sehingga menghasilkan sifat ikatan antarmuka yang buruk dengan material matriks. Oleh karena itu, modifikasi permukaan serat basal dapat meningkatkan sifat ikatan antarmukanya secara signifikan dan meningkatkan aplikasinya dalam komposit dan perlindungan lingkungan. Berikut ini adalah perkembangan penelitian beberapa metode modifikasi utama.
- Modifikasi permukaan agen penggandeng silana
Agen penggandeng silana merupakan agen perawatan permukaan yang umum digunakan untuk meningkatkan sifat ikatan antarmuka antara serat dan material matriks melalui ikatan kimia.
Modifikasi KH-550
Studi menunjukkan bahwa perlakuan serat basal dengan larutan agen penggandeng silana KH-550 membentuk ikatan kimia yang stabil pada permukaan serat dan meningkatkan ikatan antarmuka antara serat dan aspal. Konsentrasi KH-550 yang disarankan adalah 1,0%, dan waktu perlakuan adalah 30 menit. Setelah modifikasi, daya rekat antara serat basal dan aspal meningkat 1 tingkat. Tingkat penyerapan minyak meningkat sebesar 65,5%, yang secara signifikan meningkatkan daya rekat dengan aspal.
KH-570 Modifikasi
KH-570 memodifikasi serat basal untuk membuat permukaannya lebih kasar dan meningkatkan titik aktif pada permukaan serat. Pada material komposit, dengan peningkatan panjang serat yang dimodifikasi dan jumlah penambahan, sifat mekanis material komposit meningkat secara signifikan.
- Modifikasi surfaktan
Modifikasi CTAC
Pelapisan fisik serat basal dengan surfaktan kationik setiltrimetilamonium klorida (CTAC) meningkatkan hidrofilisitas dan dispersibilitas serat dalam air. Metode modifikasi ini memiliki efek signifikan pada adhesi lapisan mikroba: kekuatan adhesi mikroba meningkat secara signifikan. Peningkatan jumlah ikatan mikroba memudahkan aplikasi dalam pengolahan air limbah.
- Modifikasi deposisi fase cair besi organik
Modifikasi serat basal dengan deposisi fase cair besi organik dapat meningkatkan kemampuan bio-adhesi permukaan serat dan semakin meningkatkan aplikasinya dalam bidang pengolahan air limbah. Metode modifikasi ini dapat membentuk lapisan oksida besi yang stabil pada permukaan serat untuk meningkatkan adsorpsi dan degradasi polutan.
- Modifikasi pelapisan dengan nano-silika
Partikel nanosilika terdispersi secara merata dalam infiltran atau dispersi, dan dapat dimodifikasi dengan pelapis serat basal: antara serat basal dan resin epoksi, partikel nanosilika berperan sebagai jembatan, yang secara signifikan meningkatkan kompatibilitas antarmuka antara keduanya. Setelah modifikasi, kekasaran permukaan serat basal meningkat, luas permukaan spesifik meningkat, dan gugus fungsi yang mengandung oksigen meningkat. Studi menunjukkan bahwa dengan penggunaan pembawa serat basal yang dimodifikasi nanosilika: jumlah lapisan mikroba aktual per gram serat yang terpasang meningkat sebesar 21,39%. Efisiensi penghilangan polutan meningkat secara signifikan.
Kesimpulan dan Pandangan
Aktivitas permukaan, sifat ikatan antarmuka, dan fungsionalitas serat basal ditingkatkan secara signifikan melalui berbagai metode modifikasi permukaan. Di antaranya:
- Modifikasi agen penggandeng silana lebih cocok untuk meningkatkan daya rekat serat basal dengan bahan matriks (misalnya semen, aspal, resin epoksi, dan lain-lain).
- Modifikasi surfaktan dan modifikasi pengendapan besi organik lebih cocok untuk bidang perlindungan lingkungan, terutama untuk aplikasi pembawa mikroba dalam pengolahan limbah.
- Modifikasi lapisan nano-silika, dengan keunggulan peningkatan sifat mekanik dan fungsional, memiliki prospek yang luas di bidang Bahan Komposit dan perlindungan lingkungan.
Penelitian masa depan dapat lebih mengoptimalkan parameter proses modifikasi dan mengeksplorasi efek sinergis dari berbagai metode modifikasi untuk memenuhi kebutuhan berbagai aplikasi.












