Analisis mekanisme kerja serat basal
1. Adsorpsi dan peningkatan viskositas serat
Serat basalmemiliki luas permukaan spesifik yang besar, yang memungkinkan mereka membentuk antarmuka infiltrasi dan adsorpsi dalam campuran aspal untuk meningkatkan viskositas. Pada antarmuka antara serat dan aspal, monomolekul aspal tersusun menjadi lapisan struktural, yang berperan dalam mentransfer dan meredam tegangan. Studi terkait telah menunjukkan bahwa Serat BasaltSerat memiliki kapasitas adsorpsi yang kuat, yang secara signifikan meningkatkan viskositas campuran aspal. Peningkatan viskositas ini membuat antarmuka antara aspal dan serat lebih stabil, sehingga secara efektif meningkatkan kinerja keseluruhan campuran aspal.
2. Efek penstabilan serat
Dalam campuran aspal, serat basal Serat basalt berada dalam keadaan terdispersi tiga dimensi, mengurangi proporsi aspal bebas dan meningkatkan proporsi aspal struktural. Perubahan tersebut menghasilkan peningkatan viskositas mastik aspal dan peningkatan stabilitas suhu. Studi ini menunjukkan bahwa penambahan serat basalt secara signifikan meningkatkan ketahanan retak suhu rendah pada campuran aspal, dan struktur jaringan tiga dimensinya secara efektif menunda perkembangan retakan serta meningkatkan integritas dan ketahanan retak pada campuran.
3. Penguatan dan Ketahanan Retak Serat
Struktur kisi spasial tiga dimensi yang dibentuk oleh serat basal Dalam campuran tersebut, serat memainkan peran penting dalam sifat tahan retak. Struktur tersebut tidak hanya mencegah perluasan retakan lebih lanjut tetapi juga menunda waktu perkembangan retakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat secara signifikan meningkatkan ketahanan retak campuran aspal dan meningkatkan kemampuan perbaikan diri (self-healing) campuran tersebut.
Kesimpulan
Hasil penelitian komprehensif di dalam dan luar negeri, peran dari serat basal Dalam campuran aspal dapat disimpulkan sebagai berikut: mereka tersebar dalam campuran dalam struktur jaring tiga dimensi yang tidak beraturan, dengan fungsi sebagai kerangka tandem. Ketika terjadi retakan awal pada campuran aspal, serat basal Secara efektif mencegah perluasan retakan lebih lanjut melalui efek tarik, sehingga meningkatkan kinerja keseluruhan campuran aspal. Keunggulan ini menjadikan serat basal sebagai bagian penting dari material aspal modifikasi dan berdampak positif pada peningkatan daya tahan dan keselamatan jalan.











