Penelitian tentang ketahanan korosi beton serat basal untuk membantu meningkatkan daya tahan beton.
Penelitian tentang ketahanan korosi Serat Basalt beton menunjukkan bahwa pencampuran jumlah yang tepatserat basal dapat secara signifikan meningkatkan ketahanan korosi beton, yang memberikan ide baru untuk memecahkan masalah penurunan daya tahan yang disebabkan oleh korosi beton.
Korosi beton merupakan salah satu penyebab penting penurunan daya tahannya, yang menimbulkan kerugian ekonomi yang besar setiap tahun. Untuk mengurangi kerugian ekonomi yang disebabkan oleh korosi beton, mempelajari ketahanan korosi sangatlah penting. serat basalbeton. Saat ini, penelitian terkait terutama dilakukan melalui Spesifikasi BetonSemen direndam dalam berbagai larutan korosi untuk menganalisis perubahan kekuatan tekan, kekuatan lentur, dan sifat-sifat lainnya.
Temuan Penelitian:
- Kekuatan tekan dan kekuatan lentur: kekuatan tekan dan kekuatan lentur dari serat basal Kekuatan beton menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi larutan korosif dan waktu korosi, tetapi pencampuran serat basal dalam jumlah yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan kekuatan tekan dan kekuatan lenturnya dalam lingkungan korosif. Namun, penambahan serat basal yang berlebihan akan menyebabkan penurunan kekuatan.
- Sifat anti-retak: Setelah direndam dalam larutan natrium sulfat selama 90 hari, sifat anti-retaknya serat basal Kualitas beton meningkat secara signifikan, dengan efek terbaik dicapai ketika penambahan serat basal dalam volume sebesar 0,1%.
- Pencegahan retak: setelah direndam dalam larutan natrium klorida selama 90 hari, 180 hari, dan 270 hari, serat basal Dapat secara efektif menghambat perkembangan retakan awal pada beton, dengan kinerja anti-retak terbaik ketika dosis volumenya adalah 0,1%.
- Kapasitas deformasi dan kapasitas daya dukung maksimum: Uji tekan spesimen yang direndam dalam larutan korosif menunjukkan bahwa penambahan serat basal dapat meningkatkan kapasitas deformasi dan kapasitas daya dukung maksimum beton, dan efeknya optimal ketika dosis volumenya adalah 0,1%.
Meskipun studi yang ada telah mengkonfirmasi efek positif serat basal pada ketahanan korosi beton, sebagian besar studi saat ini berfokus pada kondisi korosi tunggal (misalnya, korosi sulfat atau klorida), dan hanya sedikit studi tentang larutan campuran dari beberapa zat korosif. Selain itu, penelitian yang ada terutama berkaitan dengan efek campuran serat pada sifat mekanik, dan di masa mendatang perlu dikembangkan lebih lanjut mengenai erosi ion berbahaya dan kapasitas penetrasi serta aspek-aspek lain dari penelitian tersebut.
Para ahli mengatakan bahwa penelitian tentang beton serat basal memberikan dukungan teknis penting untuk meningkatkan daya tahan beton, dan diharapkan akan banyak digunakan dalam teknik kelautan, fasilitas kimia, dan lingkungan korosif lainnya di masa mendatang.











