Leave Your Message

Terobosan dalam Penelitian Ketahanan Beku Beton Serat Basalt, Meningkatkan Daya Tahan Bangunan di Wilayah Utara yang Dingin

21 Februari 2025

Baru-baru ini, kemajuan signifikan telah dicapai dalam penelitian tentang ketahanan terhadap embun beku pada serat basal beton. Studi menunjukkan bahwa penggabungan serat basal dapat secara signifikan meningkatkan ketahanan beton terhadap embun beku, menawarkan solusi baru untuk mengatasi kerusakan Struktur Beton disebabkan oleh siklus pembekuan dan pencairan di wilayah utara Tiongkok yang dingin.

Di wilayah dingin yang ekstrem di Tiongkok utara, siklus beku-cair merupakan penyebab utama kerusakan struktur beton. Kerusakan pada beton yang disebabkan oleh pembekuan dan pencairan semakin parah setiap tahunnya, sehingga penelitian tentang ketahanan beton terhadap embun beku menjadi sangat penting. Serat BasaltKarena sifatnya yang sangat baik, material ini telah menjadi bahan utama untuk meningkatkan ketahanan beton terhadap pembekuan.

Saat ini, penelitian terutama melibatkan uji siklus beku-cair untuk mengukur parameter seperti modulus elastis dinamis relatif, kehilangan massa, kekuatan tekan, dan kekuatan lentur beton serat basal, serta mengeksplorasi ketahanannya terhadap embun beku. Temuan utama meliputi:

  1. Modulus Elastisitas Dinamis Relatif: Penggabungan serat basal dapat secara efektif memperlambat laju penurunan modulus elastis dinamis relatif beton, dengan kandungan serat yang lebih tinggi menghasilkan laju penurunan yang lebih lambat.

  2. Kekuatan Tekan dan Kekuatan LenturPenambahan serat basal dapat mengurangi laju pelemahan kekuatan tekan dan lentur, dengan efek anti-beku optimal yang diamati pada kadar serat 0,15%~0,20%.

  3. Efek Sinergis dengan Agen Penambah Udara: Serat basal Menunjukkan kompatibilitas yang baik dengan bahan penambah udara, dan penambahan bahan penambah udara dapat lebih meningkatkan ketahanan beton terhadap pembekuan.

Meskipun penelitian yang ada telah mengkonfirmasi efek positif serat basal pada ketahanan beton terhadap pembekuan, studi saat ini sebagian besar berfokus pada sifat mekanik setelah siklus beku-cair, dengan penelitian yang kurang memadai tentang mekanisme ketahanan terhadap pembekuan dan sifat lainnya. Selain itu, faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam eksperimen relatif terbatas. Penelitian di masa mendatang harus secara komprehensif mempertimbangkan berbagai faktor seperti jumlah siklus beku-cair, kelembaban lingkungan, dan konsentrasi larutan garam untuk mengevaluasi ketahanan beton terhadap pembekuan secara lebih menyeluruh. serat basal konkret.

Para ahli menyarankan agar penelitian tentang serat basal Beton memberikan dukungan teknis yang sangat penting untuk meningkatkan daya tahan struktur bangunan di daerah dingin utara. Diharapkan beton akan banyak diaplikasikan di berbagai bidang seperti jembatan, jalan raya, dan teknik hidrolik di masa mendatang.

Serat Basalt-028.jpg