Leave Your Message

Penguatan Serat Basalt dalam Aplikasi dan Penelitian Teknik Praktis

09-01-2025

1.Serat Basalt penguatan pada perkerasan beton

Perkerasan beton bertulang kontinu mengendalikan keretakan akibat penyusutan dengan menempatkan sejumlah batang tulangan yang cukup pada arah memanjang. Desain ini tidak hanya meningkatkan kapasitas beban dan daya tahan jalan raya, tetapi juga meningkatkan lingkungan berkendara bagi kendaraan bermotor dengan tidak menyediakan sambungan ekspansi dan kontraksi selama proses pembangunan. KonstruksiNamun, karena struktur perkerasan tidak dapat tertutup sepenuhnya, faktor-faktor seperti rembesan air hujan dan pengangkatan tanah akibat embun beku dapat menyebabkan korosi pada tulangan baja, yang sangat memengaruhi masa pakai jalan raya.

Serat basal Tulangan dapat digunakan sebagai pengganti tulangan baja tradisional untuk perkerasan beton bertulang kontinu karena ketahanan korosinya yang sangat baik dan kekuatan tariknya yang tinggi. Solusi alternatif ini secara efektif mengatasi masalah korosi baja, sehingga secara signifikan meningkatkan daya tahan perkerasan beton. Selain itu, serat basal Tulangan termasuk material rendah karbon dan ramah lingkungan, dan keunggulan harganya akan semakin menonjol seiring dengan menipisnya sumber daya bijih besi. Studi yang ada menunjukkan bahwa penerapan tulangan BF-RP pada perkerasan beton menunjukkan manfaat yang jelas dalam hal daya tahan dan ketahanan korosi, dan kesulitan serta kemajuan konstruksinya sebanding dengan tulangan baja. Namun, karena modulus elastisitas tulangan BF-RP yang relatif rendah, perlu sedikit meningkatkan rasio tulangannya, biasanya antara 0,78% dan 1,0%, dan mengadopsi konsep desain "diameter tulangan kecil dan jarak yang rapat".

2.Penelitian tentang penguatan serat basal dalam memperkuat kolom tekan eksentrik beton pendek.

Metode penguatan tradisional biasanya menggunakan baja impor, tetapi metode ini rumit dalam konstruksi dan memiliki ketahanan yang buruk terhadap suhu tinggi dan korosi. Sifat ringan, kekuatan tinggi, suhu tinggi, dan tahan korosi dari material serat basal menghadirkan pilihan baru untuk proses penguatan. Saat ini, teknologi penguatan dengan metode pengikatan serat basal Penggunaan lembaran sudah matang, tetapi penelitian tentang peningkatan kapasitas beban lentur kolom beton dengan menanamkan tendon serat basal masih relatif sedikit. Literatur terkait menunjukkan bahwa serat basal Penguatan secara signifikan meningkatkan kapasitas lentur lateral kolom beton dan dapat lebih meningkatkan kapasitas daya dukung beban dengan menggabungkan metode penggunaan kain serat basal.

Urutan konstruksi penguatan serat basal tertanam adalah sebagai berikut:

  1. Buka alur sesuai dengan ukuran desain.
  2. Bersihkan alurnya
  3. Oleskan bahan perekat (perekat resin epoksi)
  4. Menanamkan batang BF-RP
  5. Isi dengan bahan pengikat secara merata.
  6. Tunggu hingga bahan pengikat mengering, lalu lakukan perawatan permukaan.

Dengan menggabungkan kain serat basal yang diimpor dari luar, penguatan BF-RP dapat secara efektif menghindari fenomena tergelincir dan terkelupas dalam proses tegangan, konstruksinya mudah dan efisien, serta membutuhkan ruang yang lebih sedikit, yang memiliki keunggulan tak tertandingi.

3. Balok beton bertulang serat basal

Tulangan BF-RP adalah material tulangan non-logam berkekuatan tinggi dan ramah lingkungan yang memiliki sifat-sifat seperti ketahanan korosi, isolasi elektromagnetik, dan ketahanan lelah, menjadikannya alternatif pilihan untuk tulangan baja dalam proyek-proyek khusus tertentu. Namun, tidak seperti batang baja konvensional, batang BF-RP tidak memiliki titik leleh yang signifikan dan memiliki modulus elastisitas yang rendah, yang dapat mengakibatkan defleksi yang lebih besar pada balok beton yang dikenai beban yang sama. Meskipun kerusakan beton dengan tulangan BF-RP bersifat getas dan tidak memiliki prognosis yang jelas, ia menghasilkan deformasi besar sebelum kerusakan, yang justru memberikan peringatan untuk keselamatan struktural.

Jika bangunan memiliki persyaratan yang lebih ketat terkait keretakan beton, perlu dipertimbangkan untuk menerapkan prategang pada tendon serat basal, atau meningkatkan modulus elastisitasnya, serta memadukannya dengan tulangan baja untuk memastikan stabilitas dan keamanan struktur.

Penggunaan Penguatan Serat Basalt.png